Kamis, 08 April 2010



Country Concern
In all the discussion over the removal of lead from petrol (and the atmosphere) there doesn’t seem to have been any mention of the difference between driving in the city and the country.

While I realize my leaded petrol car is polluting the air wherever I drive, I feel that when you travel through the country, where you only see another car every five to ten minutes, the problem is not as severe as when traffic is concentrated on city roads.

Those who want to penalize older, leaded petrol vehicles and their owners don’t seem to appreciate that, in the country, there is no public transport to fall back upon and one’s own vehicle is the only way to get about.

I feel that country people, who often have to travel huge distances to the nearest town and who already spend a great deal of money on petrol, should be treated differently to the people who live in the city.

buku bahasa inggris


Tenses adalah perubahan bentuk kata kerja dalam kalimat yang berhubungan dengan waktu (saat Kejadian). Dalam bahasa Inggris secara lengkap terdapat 16 macam tenses namun yang sering digunakan hanya 12 macam tenses.

Pola kalimat
Present Past Future
Simple V1 (s/es) atau do/does V2 atau did +V1 will + V1
Continuous Is/am/are +Ving was/were +Ving will be +Ving
Perfect have/has + V3 Had + V3 will have + V3
Perfect Continuous have/has been +Ving had been +Ving will have been +Ving

1. Simple Present Tense
a. Untuk menyatakan kebenaran umum
Contoh: 1. The earth goes around the sun.
2. Dogs are animals
b. Untuk menyatakan kebiasaan
Contoh: 1. Tom usually plays football on Sunday
2. Febri often studies English in the canteen
c. Dalam komentar radio, bahasa drama dan sejenisnya
Contoh: When lisa is reading a novel, the phone rings, she picks up and listens quietly. . .

Keterangan waktu
• every morning/day/week, month/year
• once, twice, three times, four times,. . .
• occasionally, now and then, on and off, nowadays, habitually, frequently
• always, usually, sometimes, often, seldom, never, ever

Catatan: es digunakan pada kata yang berakhiran X, s, o, ch, sh, y
Box : boxes, glass : glasses, bush : bushes, teach : teaches, cry : cries
Play : plays Karena sebelum akhiran y terdapat huruf vokal.

2. Present Continuous Tense
a. Untuk menyatakan peristiwa yang sedang berlangsung pada saat sekarang. Kata keterangan waktu yang digunakan untuk menyatakan peristiwa yang sedang berlangsung pada saat sekarang antara lain adalah : now, right now, at this moment (pada saat ini), at present pada saat ini), look!, listen!, watch!, dst.
Contoh : 1. They are learning English at this moment.
2. Listen! Herman is paying a guitar.

b. Untuk menyatakan peristiwa yang sedang berlangsung dalam bentangan waktu yang meliputi saat sekarang. Kata keterangan waktu yang biasa digunakan adalah : today, this week, this month, this season, this year, dst.
Contoh : 1. We are working hard today.
2. Tommy is not playing football this season.

c. Untuk menyatakan kebiasaan yang bersifat sementara.
Contoh : 1. I am living in America at the moment.
2. We are studying Indonesian history this semester.

d. Untuk menyatakan situasi-situasi yang berubah
Contoh : 1. The population of the world is rising very fast.
2. Is his health getting better ?

Ada beberapa kata kerja yang tidak bisa digunakan dalam bentuk present continuous tense walaupun peristiwanya sedang berlangsung pada saat sekarang. Kata kerja ini antara lain adalah : want, need, prefer, like, see, hear, know, remember, forget, suppose, understand, believe, realize, belong, hate, dan seem.
Contoh : 1. I want ice cream now.
Bukan : I am waiting ice cream now.
2. She needs our help at this moment.
Bukan : She is needing our help at this moment.

Keterangan waktu
Now, at the moment, this afternoon, this evening, right now, today
Kata kerja seperti: Look!, Listen!, Watch! Notice! (imperative)

3. Present Perfect Tense
Kata keterngan waktu yang sering digunakan dalam tense ini adalah : just (baru saja), already (sudah), lately (akhir-akhir ini), recently (akhir-akhir ini), ever, never, hardly, so far (hingga kini), up to know/up to the present (hingga sekarang), since (sejak), for (selama), ever the last few years (pada beberapa tahun belakangan ini), this month, this year, dst.

a. Untuk menyatakan peristiwa yang terjadi pada waktu yang lampau tetapi masih ada hubungan dengan saat ini.
Contoh : 1. They have worked hard to archieve their ambition.
2. She has been sick for a week.

b. Untuk menyatakan perbuatan yang telah selesai dikerjakan bila tidak disertai keterangan waktu.
Contoh : 1. The student have done their home work
2. Anton has read the novel.

c. Untuk menyatakan peristiwa yang pernah dilakukan dan masih mungkin akan dilakukan lagi pada waktu yabg akan datang.
Contoh : 1. He has written a lot of short stories.
2. I have visited Jakarta twice.

4. Present Perfect Continuous Tense
a. untuk menyatakan peristiwa yang dimulai pada waktu yang lampau dan masih terus berlangsung hingga saat sekarang.
Contoh : 1. It has been raining for three hours.
2. How long have you been studying English?

b. Untuk menyatakan peristiwa yang dimulai pada waktu yang lampau dan baru saja berakhir pada saat berbicara.
Contoh : 1. The boys have been waiting here since seven o’clock for you.
2. What have you been doing? Your clothes are so dirty.

Kata keterangan waktu yang sering digunakan dalam present perfect continuous tense sama dengan kata keterangan waktu yang digunakan dalam present pefect tense.

5. Simple Past Tense
Simple past tense digunakan untuk menyatakan peristiwa yang terjadi pada waktu lampau. Kata keterangan yang sering digunakan adalah : ago, last, yesterday, the order day (beberapa hari lalu), the day before (kemarin dulu), dan sub-clause bentuk past seperti when I was young.

a. Untuk menyatakan suatu kegiatan yang terjadi pada waktu tertentu dimasa lampau
Contoh : 1. Ani and Rudi were absent yesterday.
2. The thief stole the camera three days ago.

b. Untuk menyatakan suatu kebiasaan dimasa lampau
Contoh: 1. He always carried umbrella last season.
2. They came to Indonesia each year.

6. Past Continuous Tense
Kata keterangan waktu yang sering digunakna adalah : all day yesterday, at six o’clock last Monday, when/while/as yang diikuti clause bentuk lampau seperti when I meet him.

a. Untuk menyatakan peristiwa yang sedang berlangsung pada waktu yang lampau.
Contoh : 1. Jim was sleeping all day yesterday.
2. What were yau doing at seven last Sunday?

b. Untuk menyatakan dua peristiwa yang terjadi secara bersamaan di waktu yang lampau.
Contoh : 1. Father was reading a book while we were listening to the music.
2. As you were playing football, mother was cooking in the kitchen.

7. Past Perfect Tense
Kata keterangan waktu yang sering digunakan pada tense ini adalah : when/before yang diikuti clause bentuk lampau, misalnya : when I arrived, before you went out dan setelah after apabila clause yang lainnya dalam bentuk past (lampau).

a. Untuk menyatakan peristiwa yang terjadi sebelum terjadinya peristiwa yang lain pada waktu waktu yang lampau.
Contoh : 1. Tommy had already gone home when I arrived.
2. I had finished my homework before I went to the theatre.

b. Untuk menyatakan perbuatan/peristiwa yang sudah berlangsung sejak dahulu dan dilanjutkan hingga saat tertentu atau baru saja berakhi semua terjadi di waktu lampau.
Contoh : 1. She had worked for two hours when you visited her
2. They had waited there since seven o’clock when the singer came.

8. Past Perfect Continuous Tense
Past Perfect Continuous Tense digunakan untuk menyatakan peristiwa yang telah berlangsung selama beberapa waktu tertentu sebelum terjadi peristiwa yang lain di waktu yang lampau.
Contoh : 1. The man had been smoking for 10 years when he finally gave it up.
2. The boys had been waiting there since nine o’clock when the bus arrived.

Kata keterangan waktu yang sering digunkan pada tenses ini sama dengan kata keterangn waktu past perfect tense.

9. Simple Future Tense
Simple Future Tense digunakna untuk menyatakan peristiwa yang akan terjadi/ diharapkan terjadi di waktu akan datang. Kata keterangan wakti yang sering digunakan adalah : seen (segera), tomorrow, next (yang akan datang), tonight (nanti malam), in a week/month/year, dst.

Contoh : 1. The president will some to our village next month
2. She will not come to the party tonight

10. Future Continuous Tense
a. Untuk menyatakan peristiwa yang akan sedang berlangsung pada waktu tertentu di waktu yang akan datang.
Contoh : 1. I will be playing tennis at four o’clock.
2. What will you be doing this time next week?

b. Untuk menyatakan peristiwa yang sedang berlangsung ketika peristiwa yang lain terjadi di waktu yang akan datang.
Contoh : 1. The family will be watching TV when you visit them.
2. We will be picking fruit when she comes tomorrow

Kata keterangan waktu yang sering digunakan pada tenses ini adalah : at five o’clock tomorrow, all morning next Sunday, at this next week, dan when yang diikuti clause bentuk present (that contoh: b no. 1 dan 2. di atas)
When + clause (present)

11. Future Perfect Tense
a. Untuk menyatakan peristiwa yang telahterjadi sebelum terjadinya peristiwa yang lain di waktu yang akan datang.
Contoh : 1. The mechanis will have repaired the car before the race start.
2. They will have reached the peak when the sun sets.

b. Untuk menyatakan peristiwa yang sudah berlangsung selama periode waktu tertentu pada saat atau sebelum peristiwa yang lain terjadi di waktu yang akan datang.
Contoh : 1. He will have repaired the car for five days when we come back.
2. She will have studies English for two years before she joins the club.

Kata keterangan waktu yang sering digunakan pada tenses ini adalah : by (menjelang), next week/month/year atau by the end of …. (menjelang akhir), when/before yang diikuti clause bentuk present.

12. Future Perfect Continuous Tense
Tenses ini digunakan untuk menyatakan peristiwa yang sudah berlangsung selama periode waktu tertentu sebelum terjadinya peristiwa yang lain di waktu yang akan datang. Perbedaan Future Perfect Continous dengan Future Perfect Tense hanya terletak pada penekanan peristiwa. Future Perfect Tense menekankan pada selesai/atau lengkapnya peristiwa, sedangkan Future Perfect Tense menekankan pada lama berlangsungnya peristiwa.
Contoh : 1. He will have been doing military duty for a year when he goes home next month.
2. They will have been working for two hours when you most them at eight.

Kata keterangan waktu yang sering digunakan pada tenses ini sama dengan kata keterangan waktu pada Future Perfect Tense tetapi ditambah dengan keterangan waktu..


Passive Voice adalah kalimat yang berbentuk passive atau suatu pekerjan yang dilakakan oleh pelaku yang berada pada objek.
Pola dasar Passive Voice adalah: To be + V3
Yang dimaksud dengan to be adalah: am, is, are, was, were, be, been, being.

Passive Voice dapat dikategorikan secara umum menjadi:
a. Passive Voice bentuk simple
Rumus: To be + V3
Contoh: 1. Present
A : He cleans the room
P : The room is cleaned by him.

2. Past
A : He cleaned the room.
P : The room was cleaned by him.

3. Future
A : He will clean the room
P : The room will be cleaned by him.

b. Passive Voice bentuk Progressive (continuous)
Rumus : to be + being + V3
Contoh: 1. Present
A : He is cleaning the room
P : The room is being cleaned by him.

2. Past
A : He was cleaning the room
P : The room was being cleaned by him.

3. Future
A : He will be clean the room
P : The room will be being cleaned by him.

c. Passive Voice bentuk Perfect
Rumus : Has/have/had + been + V3
Contoh : 1. Present
A : He has cleaned the room
P : The room has been cleaned by him.

2. Past
A : He had cleaned the room
P : The room had been cleaned by him.

3. Future
A : He will have cleaned the room
P : The room will have been cleaned by him.

d. Passive Voice yang menggunakan interpersonal it
Interpersonal it digunakan untuk membuat kalimat pasif dari kalimat aktif yang subyeknya adalah : people, everyone, everybody dan diikuti oleh ‘that clause’.
Contoh: 1. A : People say that we have made much progress.
P : it is said that we have made much progress.
2. A : Everyone believed that there was no life in the moon.
P : It was said that there was no life in the moon.

1. Bentuk Gerund yang mengandung arti pasif
Bentuk Gerund sesudah kata kerja need, want, dan require mengandung arti pasif.
Contoh : 1. A : The garden needs watering.
P : The garden needs to be watered.
2. A : The pens require refilling.
P : The pens require to be refilled.

e. Passive voice bentuk pertanyaan (question)
1. Yes/No Question
Rumus : Tidak punya modal : To be + subject + V3
Punya modal : Modal + subject + be + V3

Contoh : A : Does he write an article?
P : Is an article written by him?

A : Can he write an article?
P : Can an article be written by him?

2. Question Words (WH-Question)
Contoh : A : When does he write an article?
P : When Is an article written by him?

A : Who writes an article?
P : By whom is an article written?
P : Whom is an article written by?

Ubahlah kalimat berikut ke dalam bentuk pasif!
1. Ana didn’t do the work again.
2. Ria will be visiting Lutfi.
3. Alfi had climbed the mountain.
4. Is Khuril calling Febri?
5. When did Yuka play football?
6. Who brought the bag?
7. Whom has she visited?
8. Ika will be able to write a letter?
9. People Claim that Indonesia is a developing country.
10. My cat eats the fish.

(kata-kata sandang)

Ada dua macam Articles:
f. Indefinite Articles (kata sandang tak tertentu)
1. a/an : digunakan untuk menunjukkan sesuatu benda atau seorang yang tidak/belum tertentu.
Examples : a dog is an animal
a boxer is an athlete
2. Indefinite Articles juga digunakan dengan kata benda pelengkap, termasuk kata benda yang menunjukkan nama jabatan/pekerjaan.
Examples : He is a good boy
Ali is an arthlete
3. a dipakai di depan bunyi mati atau huruf mati sedang an dipakai di depan bunyi hidup atau huruf hidup.
A box an apple
A blackboard an orange
Hati-hati: a union an umbrella,
a house an hour
4. a/an tidak boleh digunakan untuk kata benda yang tak dapat dihitung (uncountable nouns).
Salah : a water a sugar
some dapat digunakan didepan kata benda yang tak dapat dihitung untuk menunjukkan arti sedikit.
Examples: Some sugar, some tea, some milk
5. kata benda yang dapat dihitung (countable nouns) yang berbentuk jamak(plural) dapat diberi some didepannya untuk menunjukkan arti beberapa. Tanda jamak biasanya berupa tambahan huruf s/es pada akhir kata benda.
Examples: a book : some books
a table : some tables

g. Definite Articles (kata sandang tertentu)
2. the digunakan antara lain:
a. Di depan kata benda yang sebelumnya telah disebutkan/ditentukan oleh sebuah keterangan atau anak kalimat.
Examples: The is a man in the class, Is the man a teacher?
The son of my teacher is a doctor.
b. Di depan nama-nama laut, sungai, pegunungan, kepulauan, dan nama-nama dalam bentuk jamak.
Examples : the Atlantic Ocean
the Nederland
c. Di depan benda-benda alam.
Examples : the moon, the sun, the stars
3. the dibunyikan :
a. (dze) jika berhadapan/diikuti dengan huruf mati atau bunyi mati.
b. (dzi) jika berhadapan/diikuti dengan bunyi hidup atau huruf hidup.

Note: Untuk menaruh kata sandang, a, an, dan some kiranya penting untuk mengetahui apakah kata benda itu dapat dihitung ataukah tidak, dan berbentuk tunggal ataukah jamak

Exercise : Fill in with: a, an, some or the
1. Is it ………..watch?
2. This is the plate, and that is………….apple.
3. The are……………books on the table.
4. My mother is……………nurse.
5. There are…………….boy in the yard.
6. the sun is far from …………earth.
7. ……….glass of milk.
8. ……….banana.
9. The is a postman here. ……….postman is his brother.
10. Is his father ……….farmer?


Subjunctive secara bahasa adalah angan-angan, kalimat yang digunakan untuk menyatakan atau mengungkapkan kejadian, keinginan atau kenyataan yang bertentangan dengan apa yang sesungguhnya terjadi.
Subjunctive yang digunakan adalah : wish (ingin), if only (jika, hanya jika) would rather (lebih suka) : untuk menyatakan seatu keinginan dan as if/as though (seolah-olah) untuk menyatakan sifat atau keadaan yang tidak benar adanya.

Bentuk Subjunctive
Nama dan rumus Contoh Fakta
a. Present Subjunctive
S + wish/wishes + S2 + V2
S + wish/wishes + S2 + were

I wish she went to Malang
She wishes she were here
I doesn’t go to Malang
She isn’t here
b. Past Subjunctive
S + wish/wished + S2 + had + V3
S + wish/wished + S2 + had been

I wish she had gone to Malang
She wished she had been here
I didn’t go to Malang
She wasn’t here

1. He wishes I went to the meeting. (faktanya: I don’t go to the meeting)
2. If only they were my friends. (faktanya: they aren’t my friends)
3. I would rather you gave me a book. (faktanya: you don’t give me a book)
4. He behaved as if he had been the teacher. (faktanya: he wasn’t the teacher)

Note :
1. tobe pada Present Subjunctive memakai were.
2. wish pada Past Subjunctive boleh memakai V1 atau V2.
3. Fakta adalah berlawanan dengan kalimat Subjunctive.

Exercise :
a. Tulislah bentuk kata kerja yang benar dari kata-kata yang ada dalam kurung!

1. He wishes Jono (be) at the meeting now.
2. He wishes the teacher (be) on time at the lesson yesterday.
3. Ana talked to me as though I (be) a small boy.
4. Jojon wished that he (have) a motorcycle.
5. The students wish the (can answer) the examination.

b. Tuliskanlah fakta dari kalimat Subjunctive berikut ini!

1. The little girl wishes she could open the window.
Fakta: ………
2. The doctor wishes he checked the patients now.
Fakta: ………
3. Tom and Jerry wish they had enough time to play together.
Fakta: ………
4. Gunawan wishes Santi had loved him.
Fakta: ………
5. Roni wishes he hwd been in Bali this morning.
Fakta: ………


Conditional sentences merupakan bentuk kalimat pengandaian dengan kata jika/apabila, yang umumnya dinyatakan dengan kata if. Conditional sentences terdiri dari dua clausa yaitu main clause and sub/if clause. Susunan main clause dapat berada di depan dan dapat juga terletak dibelakang.
a. Terdapat main clause dan if clause.
b. Main clause selalu ada modal sedangkan if clause terdiri dari simple present, simple past atau past perfect.
c. Ada tiga type dari Conditional sentences.
d. Pada type kedua, tobe yang digunakan hanya were.
e. Fakta berlawanan dengan Conditional sentences, untuk tipe 1 memakai may, tipe 2 memakai simple present, dan tipe 3 memakai Simple Past.

Tipe-tipe Conditional sentences

Type Main Clause If Clause Fakta
Type 1
Simple Future Tense
They will visit you If + Simple Present
If you meet them
They may visit you, you may meet them.
Type 2
Simple Past Future Tense
They will visit you If + Simple Past
If you meet them
They don’t visit you, you don’t meet them.
Type 3
Past Future Perfect Tense
They will visit you If + Past Perfect
If you meet them
They didn’t visit you, you didn’t meet them.

Conditional sentences tanpa If
If clause pada Conditional sentences tidak harus dimulai dengan if. Kata-kata yang mempunyai makna setara adalah: ‘on condition that’(dengan syarat bahwa), ‘provided that’ (asalkan) dan ‘unless’ (kecuali jika).
Contoh : We shall go if we have enough money.
We shall go on condition that we have enough money.
We shall go provided that we have enough money.
We shall not go unless we have enough money.

Inversi Conditional sentences
Inverse adalah susun balik dan hanya digunakan untuk tipe 2 pada nominal sentence dan tipe 3.
Contoh : 1. If she were good condition, she could do the homework.
Were she good condition, she could do the homework.

2. If she had been good condition, she could have done the homework.
Had she been good condition, she could have done the homework.


Di dalam bahasa Inggris, pertanyaan yang menggunakan kata anya seperti : What, When, Where, Why, and How, sering disebut ‘WH-Question’.Pertanyaan ini dibuat selangkah lebih maju daripada yes/no question. Perhatikan contoh-contoh berikut :

Mother always cooks rice every day
Does mother always cook rice every day?
What does mother always cook - every day?
What does mother always do every day?

The soldiers are marching along the street.
Are the soldiers marching along the street?
Where are the soldiers marching?
What are the soldiers doing?

You saw ten students in class yesterday.
Did you see ten students in class yesterday?
When did you see ten students in class?
Where did you see ten students - yesterday?

Apabila yang ditanyakan adalah subject atau bagian subject suatu kalimat, kata Bantu ‘do’, ‘does’, ‘did’ tidak dipergunakan.

Example : Mary came here yesterday.
Who came here yesterday?
Ten student climbed the mountain.
How many students climbed the mountains?


Ringkasan Teori
A. Demonstrative Pronoun

Singular Plural
This These
That Those

Contoh : 1. This is my pen and that is your pen.
2. These are my books and those are your books.
3. This pen is expensive as that it yours.

Penjelasan :
Demonstrative pronoun tidak langsung diikuti benda karena memang berfungsi untuk menggantikan suatu benda. Dalam contoh 3, ‘this’ pada ‘this pen’ bukan demonstrative pronoun melainkan demonstrative adjective karena langsung diiikuti oleh benda.

B. Personal Pronoun
Subject Object Possessive Reflexive
Dependent Independent
He him his his himself
She her her hers herself
It it its itself
I me my mine myself
We us our ours ourselves
They them their theirs themselves
You you your yours Yourselves

Example : a. Subject Pronoun
1. I am in third ye row.
2. he has been sick for a week.

b. Object Pronoun
1. Herman gave me a book yesterday.
2. I asked him to play a guitar.

c. Dependent Possesive Pronoun
1. I have read my book.
2. He has done his homework.

d. Independent Possesive Pronoun
1. This bicycle is mine.
2. The book on the table is his.

e. Reflexive Pronoun (untuk menyatakan diri sendiri)
1. I spoke to myself.
Saya berbicara kepada diri saya sendiri (bukan dengan orang lain).

5. I myself bought the watch.
Saya sendiri yang membeli jam itu (tidak dibelikan).
= 1. I bought the watch my self.
3. I bought myself a watch.
Saya membeli jam untuk saya sendiri (bukan untuk orang lain).
6. I sat there myself.
Saya duduk di sana sendiri (tidak ditemani).

C. Indefinite Pronoun
Everyone/everybody = setiap orang
Someone/somebody = seseorang ( + )
Anyone/anybody = seseorang ( - ), ( ? )
One = orang atau menggantikan benda tertentu
Each other = saling (untuk dua orang)
One another = saling (untuk lebih dua orang)
Other (s) = yang lainnya
The other (s) = yang lainnya (untuk orang/benda yang sudah tertentu)
No one = tak seorangpun
None = tak stupun
Nothing = tak sesuatupun (benda)
Something (+) = sesuatu
Anything (-) = sesuatu
Everything = segalanya
All = semua
Each = masing-masing, tiap-tiap
Either = satu atau yang lainnya (diantara dua)
Neither = tak satupun (di antara dua)


Ringkasan Teori
Causative ‘have’ atau ‘get’ adalah penggunaan ‘have’ dan ‘get’ dalam pola tertentu yang berarti menyuruh/menghimbau agar orang lain melakukan sesuatu.

1. Obyek aktif (obyeknya melakukan pekerjaan)

Pola 1 :

Contoh : 1. I have Rudi paint the door.
(saya menyuruh Rudi mengecat pintu itu).
2. Irfan has Budi fry thr egg.
(Irfan menyuruh Budi menggoreng telor itu).

Kata kerja sesudah obyek tidak mengalami perubahan apabila ‘have’ diubah menjadi bentuk past atau future.
Contoh : I have Rudi paint the room.
will have
have had

Pola 2 :

Contoh : 1. The students get the teacher to explain the lesson again.
(Murid-murid meminta guru menerangkan kembali pelajaran itu).

B. Susan gets me to sing the song.
(Susan meminta /menyuruh saya menyanyikan lagu itu).
Kata kerja sesudah obyek tidak mengalami perubahan walaupun ‘get’ diubah ke dalam bentuk-bentuk past atau future.
Contoh : Susan gets me to sing the song
will get
has got
had got

C. Obyek pasif (obyeknya dikenai pekerjaan)

Pola :

Contoh : 1. I have the door painted
Atau: I get the door painted

2. Toni has his hair cut
Atau: Toni gets his hair cut

Kata kerja sesudah object tidak mengalami perubahan walaupun ‘have’ dan ‘get’ diubah dalam bentuk past atau future.
Contoh : 1. I have the door painted
will have

2. Toni gets his hair cut
will have


Kalimat Eliptik adalah kalimat yang dibentuk edngan cara menghilangkan beberapa bagian kalimat yang memiliki kesamaan tanpa mengubah makna aslinya. Kalimat dapat dibentuk dengan beberapa cara, antara lain :

A. Menggunakan ‘Too’ dan ‘So’.
So dan Too digunakan untuk menggabungkan dua kalimat positif.
Contoh : 1. He is talking a course in Franch. She is talking a course in Farnch
= He is talking a course in Franch, and she is too
and so is she

2. I wull have an exam tomorrow. She will have an exam tomorrow.
= I will have an exam tomorrow, and she will to.
and so will she

3. They like reading novels. We like reading novels.
= They like novels, and we do tooo.
And so do we.
Catatan :
- Kalimat Eliptik dibentuk dengan to be (am, is, are, dsb) apabila kalimat yang digabungkan memiliki to be (contoh 1)
- Kalimat eliptik dibentuk dengan modal (will, can , might, dsb) apabila kalimat yang digabung memiliki Modal (contoh 2)
- Kalimat Eliptik dibentuk dengan do/does/did apabila kalimat yang digabungkan tidak memiliki to be atau modal (contoh 3).

B. Penggunaan ‘Either’ dan ‘Neither’
Either dan Neither digunakan untuk menggabungkan dua kalimat yang negative.
Contoh 1. He is not taking an English course. She is not taking an English course.
= He is not taking English course,and she is not either.
And neither is she.

2. Ali can not play the guitar. Doni can not play the guitar.
= Ali can ot play the guitar, and Dewi can not either.
And neither can not Dewi

C. Penggunaan ‘But’
But digunakan untuk menggabungkan dua kalimat yang berlawanan.
Contoh : 1. He wasn’t very busy yesterday, I was very busy yesterday
= He wasn’t very busy yesterday, but I was.

D. Penggunaan ‘Both’……’And’ (keduanya)
Contoh : I eat apple. I ate the grape
= I eat both the apple and the grape.


Ringkasan Teori
Question tag adalah pertanyaan yang diletakkan pada akhir kalimat yang dimaksudkan untuk menegaskan pertanyaan yang disebutkan sebelumnya.

A. Prinsip-prinsip umum yang berlaku pada question tag
1. Pernyataan positif mengguakan negative tag dan pertanyaan negative menggunakan positif tag
Contoh : - You are not late, are you?
- You are late, aren’t you?
Kalimat yang memiliki adverb of frequency yang mengandung arti negative : barely, hardly, never, rarely, seldom dan scarcely dianggap negative sehingga question tagnya harus dalam bentuk positif.
Contoh : - You are never late, are you?

2. Subyek pada question tag selalu dalam bentuk pronoun
Contoh : - These sentences are correctly constructed, aren’t they?
- Your brother is a doctor, isn’t he?

B Bentuk-bentuk Question tag
1. Queston tag yang menggunakan to be
To be (am,is,are,was,were) digunakan pada question tag apabila kalimat pernyataannya memiliki to be.
Contoh : - The student are studying English, aren’t they?
- Bakri’s mother was a singer, wasn’t she?
To be ‘am’ (positif) dalam question tag diubah menjadi ‘aren’t’.
Contoh : - I am year classmate, aren’t I?

2. Question tag yang menggunakan modal
Modal (can,may,must,will,dst) digunakan pada question tag apabila kalimatnya memiliki modal.
Contoh : - They cannot solve the problem, can they?
- She has finished her work, hasn’t she?

3. Question tag yang menggunakan do, doe, did
Do, does, atau did digunakan pada question tag apabila kalimat pertanyaannya tidak memiliki to be atau modal.
Contoh : - She always goes to school on foot, doesn’t she?
- They don’t want to help us, do they?
‘Have’ yang berfungsi sebagai kata kerja penuh (full verb) menggunakan do, does, atau did.
Contoh : - You have to study hard, didn’t you?

4. Question tag dari kalimat imperative.
Positive future digunakan pada question tag uang berasal dari kalimat imperative (kalimat perintah)
Contoh : - Stop the car, will you?
- Don’t stop the car, will you?
- Be always on time, will you?

C. Qustion tag dalam kalimat yang terdiri dari dua clause
Question tag dalam kalimat yang terdiri dari sub clause pada umumnya dibentuk dari induk kalimatnya, tetapi apabila anak kalimat dianggap sebagai bagian yang dipentingkan, question tag dapat dibentuk dari anak kalimatnya.
Contoh : 1. Dari induk kalimatnya :
- He said that he was very busy yesterday, didn’t he?
- The room which they are decorating is large, isn’t it?
2. Dari anak kalimatnya :
- He said you were ill yesterday, weren’t you?

Jumat, 29 Mei 2009

Tunggu Oto Lewat

Pagi-pagi itu alo yang umur 9 taon, kebetulan lagi libur skolah minta ijin pa mama

Alo : "ma kita mo pi bermaeng dulu pa ungke perumah....."

Mama : "eh alo..... ngana so sumokol?"

Alo : "sudah mama.....eleh papa pe nasi for dikobong ta so ambe akang sadiki...."

Mama : "ah ngana alo.., io pigi jo dang, mar kalo ba potong jalang tunggu oto lewat dulu baru ba potong neh?"

Alo : "beres mama... sapa pe anak kwa...."

10 menit kemudian tu alo so bale, kong manangis pe kancang

Mama : "kiapa ngana alo...?" (mama so nae darah)

: "dong ada cubi pa ngana?"

: "atau ada tumbu pangana?"

: "oh dong nentau pa mama?"

: "capat jawab kiapa ngana manangis?"

Alo : "bukang mama..."

Mama : "kong apa dang?"

Alo : "abis mama bilang tunggu oto lewat dulu baru kita menyebrang, kita tunggu-tunggu nyanda ada oto yang lewat...."

Kamis, 28 Mei 2009

anggaran dasar gerakan pramuka

NOMOR 104 TAHUN 2004


Menimbang : a. bahwa dalam rangka meningkatkan peranan Gerakan Pramuka diperlukan Anggaran Dasar yang mencerminkan aspirasi, visi, dan misi seluruh Gerakan Pramuka Indonesia, sehingga secara efektif dapat dijadikan landasan kerja Gerakan Pramuka Indonesia;
b. bahwa untuk mewujudkan upaya sebagaimana dimaksud pada butir a, telah dilaksanakan penyempurnaan atas Anggaran Dasar Gerakan Pramuka melalui pembahasan dalam Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka 2003 yang berlangsung dari tanggal 15 sampai dengan 19 Desember 2003 di Pontianak, Kalimantan Barat;
c. bahwa sehubungan dengan hal-hal sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, dipandang perlu mengesahkan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka yang dihasilkan dan ditetapkan dalam Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka 2003 pada tanggal 15 sampai dengan 19 Desember 2003 di Pontianak, Kalimantan Barat, dengan Keputusan Presiden;

Mengingat : Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945;


Pasal 1

Mengesahkan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka sebagaimana terlampir dalam Keputusan Presiden ini.
Pasal 2

Dengan berlakunya Keputusan Presiden ini, maka Keputusan Presiden Nomor 34 Tahun 1999 tentang Pengesahan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka, dinyatakan tidak berlaku.

Pasal 3

Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 18 Oktober 2004

Salinan sesuai dengan aslinya

NOMOR : 104 Tahun 2004
TANGGAL : 18 Oktober 2004



Bahwa persatuan dan kesatuan bangsa dalam negara kesatuan yang adil dan makmur, materiil dan spiritual serta beradab merupakan adicita bangsa Indonesia yang mulai bangkit dan siaga sejak berdirinya Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908. Adicita itu pulalah yang merupakan dorongan para Pemuda Indonesia melakukan Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Untuk lebih menggalang persatuan merebut kemerdekaan, dan dengan jiwa dan semangat Sumpah Pemuda inilah Rakyat Indonesia berjuang untuk kemerdekaan nusa dan bangsa Indonesia yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945. Kemerdekaan ini merupakan karunia dan berkah rahmat Tuhan Yang Maha Esa.
Bahwa gerakan kepanduan nasional yang lahir dan mengakar di bumi nusantara merupakan bagian terpadu dari gerakan perjuangan kemerdekaan Indonesia yang membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karenanya, gerakan kepanduan nasional Indonesia mempunyai andil yang tidak ternilai dalam sejarah perjuangan kemerdekaan itu. Jiwa kesatria yang patriotik telah mengantarkan para pandu ke medan juang bahu-membahu dengan para pemuda untuk mewujudkan adicita rakyat Indonesia dalam menegakkan dan mandegani Negara Kesatuan Republik Indonesia selama-lamanya.
Bahwa kaum muda sebagai potensi bangsa dalam menjaga kelangsungan bangsa dan negara mempunyai kewajiban melanjutkan perjuangan bersama-sama orang dewasa berdasarkan kemitraan yang bertanggung jawab.
Bahwa Gerakan Pramuka, sebagai kelanjutan dan pembaruan gerakan kepanduan nasional, dibentuk karena dorongan kesadaran bertanggung jawab atas kelestarian Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Dengan asas Pancasila, Gerakan Pramuka menyelenggarakan upaya pendidikan bagi kaum muda melalui kepramukaan, dengan sasaran meningkatkan sumber daya kaum muda, mewujudkan masyarakat madani, dan melestarikan keutuhan:
- negara kesatuan Republik Indonesia yang ber-Bhinneka Tunggal Ika;
- ideologi Pancasila;
- kehidupan rakyat yang rukun dan damai;
- lingkungan hidup di bumi nusantara.
Bahwa dalam upaya meningkatkan dan melestarikan hal-hal tersebut, Gerakan Pramuka menyelenggarakan pendidikan nonformal, melalui kepramukaan, sebagai bagian pendidikan nasional dilandasi Sistem Among dengan Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan.
Atas dasar pertimbangan dan makna yang terkandung dalam uraian di atas, maka disusunlah anggaran dasar Gerakan Pramuka


Pasal 1
Nama, Status, dan Tempat
(1) Organisasi ini bernama Gerakan Pramuka yaitu Gerakan Kepanduan Praja Muda Karana.
(2) Gerakan Pramuka berstatus badan hukum.
(3) Gerakan Pramuka berkedudukan di Ibukota Negara Republik Indonesia.

Pasal 2
(1) Gerakan Pramuka didirikan untuk waktu yang tidak ditentukan dan ditetapkan dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238 Tahun 1961 tanggal 20 Mei 1961, sebagai kelanjutan dan pembaruan gerakan kepanduan nasional Indonesia.
(2) Hari Pramuka adalah tanggal 14 Agustus.


Pasal 3
Gerakan Pramuka berasaskan Pancasila.

Pasal 4
Gerakan Pramuka mendidik dan membina kaum muda Indonesia guna mengembangkan mental, moral, spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisiknya sehingga menjadi:
a. manusia berkepribadian, berwatak, dan berbudi pekerti luhur yang:
1). beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, kuat mental, emosional, dan tinggi moral
2). tinggi kecerdasan dan mutu keterampilannya
3). kuat dan sehat jasmaninya
b. warga negara Republik Indonesia yang berjiwa Pancasila, setia dan patuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menjadi anggota masyarakat yang baik dan berguna, yang dapat membangun dirinya sendiri secara mandiri serta bersama-sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa dan negara, memiliki kepedulian terhadap sesama hidup dan alam lingkungan, baik lokal, nasional, maupun internasional.

Pasal 5
Tugas Pokok
Gerakan Pramuka mempunyai tugas pokok menyelenggarakan kepramukaan bagi kaum muda guna menumbuhkan tunas bangsa agar menjadi generasi yang lebih baik, bertanggung jawab, mampu membina dan mengisi kemerdekaan nasional serta membangun dunia yang lebih baik.

Pasal 6
Gerakan Pramuka berfungsi sebagai lembaga pendidikan non formal, di luar sekolah dan di luar keluarga, dan sebagai wadah pembinaan dan pengembangan generasi muda berlandaskan Sistem Among dengan menerapkan Prinsip Dasar Kepramukaan, Metode Kepramukaan, dan Motto Gerakan Pramuka yang pelaksanaannya disesuaikan dengan keadaan, kepentingan, dan perkembangan bangsa serta masyarakat Indonesia.


Pasal 7
(1) Gerakan Pramuka adalah gerakan kepanduan nasional Indonesia.
(2) Gerakan Pramuka adalah organisasi pendidikan yang keanggotaannya bersifat sukarela, tidak membedakan suku, ras, golongan, dan agama.
(3) Gerakan Pramuka bukan organisasi kekuatan sosial-politik, bukan bagian dari salah satu organisasi kekuatan sosial-politik dan tidak menjalankan kegiatan politik praktis.
(4) Gerakan Pramuka ikut serta membantu masyarakat dengan melaksanakan pendidikan bagi kaum muda, khususnya pendidikan non formal di luar sekolah dan di luar keluarga.
(5) Gerakan Pramuka menjamin kemerdekaan tiap-tiap anggotanya untuk memeluk agama dan kepercayaan masing-masing dan beribadat menurut agama dan kepercayaannya itu.
Pasal 8
Upaya dan Usaha
(1) Segala upaya dan usaha Gerakan Pramuka diarahkan untuk mencapai tujuan Gerakan Pramuka.
a. Menanamkan dan menumbuhkan budi pekerti luhur dengan cara memantapkan mental, moral, fisik, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman melalui kegiatan:
1) Keagamaan, untuk meningkatkan iman dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, menurut agama masing-masing
2) Kerukunan hidup beragama antar umat seagama dan antara pemeluk agama yang satu dengan pemeluk agama yang lain
3). Penghayatan dan pengamalan Pancasila untuk memantapkan jiwa Pancasila dan mempertebal kesadaran sebagai warga negara yang bertanggungjawab terhadap kehidupan dan masa depan bangsa dan negara
4) Kepedulian terhadap sesama hidup dan alam seisinya
5) Pembinaan dan pengembangan minat terhadap kemajuan teknologi dengan keimanan dan ketakwaan
b. Memupuk dan mengembangkan rasa cinta dan setia kepada tanah air dan bangsa;
c. Memupuk dan mengembangkan persatuan dan kebangsaan;
d. Memupuk dan mengembangkan persaudaraan dan persahabatan baik nasional maupun internasional;
e. Menumbuhkembangkan pada para anggota rasa percaya diri, sikap dan perilaku yang kreatif dan inovatif, rasa tanggung jawab dan disiplin;
f. Menumbuhkembangkan jiwa dan sikap kewirausahaan;
g. Memupuk dan mengembangkan kepemimpinan;
h. Membina dan melatih jasmani, panca indera, daya pikir, penelitian, kemandirian dan sikap otonom, keterampilan, dan hasta karya.

(2) Upaya dan usaha untuk mencapai tujuan itu diarahkan pada pembinaan watak, mental, emosional, jasmani dan bakat serta peningkatan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, ilmu pengetahuan dan teknologi, keterampilan dan kecakapan melalui berbagai kegiatan kepramukaan.
a. Kepramukaan ialah proses pendidikan luar lingkungan sekolah dan di luar keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis, yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan, yang sasaran akhirnya pembentukan watak;
b. Menyelenggarakan dan berpartisipasi dalam pertemuan dan perkemahan baik lokal, nasional maupun internasional untuk memupuk rasa persahabatan, persaudaraan dan perdamaian;
c. Menyelenggarakan kegiatan bakti masyarakat dan ekspedisi;
d. Mengadakan kemitraan, kerjasama dengan organisasi kepemudaan lain untuk memupuk dan mengembangkan semangat kepeloporan dan pengabdian kepada masyarakat, baik lokal, nasional maupun internasional;
e. Mengadakan kerjasama baik dengan instansi pemerintah maupun swasta untuk berpartisipasi dalam pembangunan nasional;
f. Memasyarakatkan Gerakan Pramuka dan kepramukaan khususnya di kalangan kaum muda.

(3) Untuk menunjang upaya dan usaha serta mencapai tujuan Gerakan Pramuka, diadakan prasarana dan sarana yang memadai berupa organisasi, personalia, perlengkapan, dana, komunikasi, dan kerjasama.


Pasal 9
Sistem Among
(1) Pendidikan nasional bersendikan Sistem Among, artinya menanamkan jiwa merdeka yang mengandung sifat disiplin diri dan mandiri dalam rangka saling ketergantungan.
(2) Sistem Among berarti mendidik anak menjadi manusia merdeka jasmani, rohani, dan pikirannya, disertai rasa tanggung jawab dan kesadaran akan pentingnya bermitra dengan orang lain.
(3) Dalam Sistem Among, pendidik dituntut bersikap dan berperilaku:
a. Ing ngarso sung tulodo ;
b. Ing madyo mangun karso;
c. Tut wuri handayani .

Pasal 10
Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan
(1) Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan merupakan ciri khas yang membedakan kepramukaan dari pendidikan lain.
(2) Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan merupakan dua unsur proses pendidikan terpadu yang harus diterapkan dalam setiap kegiatan.
(3) Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan dilaksanakan sesuai dengan kepentingan, kebutuhan, situasi, dan kondisi masyarakat.

Pasal 11
Prinsip Dasar Kepramukaan
(1) Prinsip Dasar Kepramukaan adalah :
a. iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
b. peduli terhadap bangsa dan tanah air, sesama hidup dan alam seisinya;
c. peduli terhadap diri pribadinya;
d. taat kepada Kode Kehormatan Pramuka.

(2) Prinsip Dasar Kepramukaan berfungsi sebagai:
a. norma hidup seorang anggota Gerakan Pramuka;
b. landasan Kode Etik Gerakan Pramuka;
c. landasan sistem nilai Gerakan Pramuka;
d. pedoman dan arah pembinaan kaum muda anggota Gerakan Pramuka;
e. landasan gerak dan kegiatan Gerakan Pramuka mencapai sasaran dan tujuannya.

Pasal 12
Metode Kepramukaan
Metode Kepramukaan merupakan cara belajar interaktif progresif melalui:
a. pengamalan Kode Kehormatan Pramuka;
b. belajar sambil melakukan;
c. sistem berkelompok;
d. kegiatan yang menantang dan meningkat serta mengandung pendidikan yang sesuai dengan perkembangan rohani dan jasmani peserta didik;
e. kegiatan di alam terbuka;
f. sistem tanda kecakapan;
g. sistem satuan terpisah untuk putera dan untuk puteri;
h. kiasan dasar.

Pasal 13
Kode Kehormatan Pramuka
(1) Kode Kehormatan Pramuka yang terdiri atas Janji yang disebut Satya dan Ketentuan Moral yang disebut Darma merupakan satu unsur dari Metode Kepramukaan dan alat pelaksanaan Prinsip Dasar Kepramukaan.
(2) Kode Kehormatan Pramuka merupakan Kode Etik anggota Gerakan Pramuka baik dalam kehidupan pribadi maupun bermasyarakat sehari-hari yang diterimanya dengan sukarela serta ditaati demi kehormatan dirinya.
(3) Kode Kehormatan Pramuka bagi anggota Gerakan Pramuka disesuaikan dengan golongan usia dan perkembangan rohani dan jasmaninya yaitu:
a. Kode Kehormatan Pramuka Siaga terdiri atas Dwisatya dan Dwidarma;
b. Kode Kehormatan Pramuka Penggalang terdiri atas Trisatya Pramuka Penggalang dan Dasadarma;
c. Kode Kehormatan Pramuka Penegak dan Pandega terdiri atas Trisatya Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dan Dasadarma;
d. Kode Kehormatan Pramuka Dewasa terdiri atas Trisatya Anggota Dewasa dan Dasadarma.

Pasal 14
Motto Gerakan Pramuka
(1) Motto Gerakan Pramuka merupakan bagian terpadu proses pendidikan untuk mengingatkan setiap anggota Gerakan Pramuka bahwa setiap mengikuti kegiatan berarti mempersiapkan diri untuk mengamalkan Kode Kehormatan.
(2) Motto Gerakan Pramuka adalah :
“Satyaku kudarmakan, Darmaku kubaktikan.”

Pasal 15
Kiasan Dasar
Penyelenggaraan kepramukaan dikemas dengan menggunakan Kiasan Dasar bersumber pada sejarah perjuangan dan budaya bangsa.


Pasal 16
(1) Anggota Gerakan Pramuka adalah warga negara Republik Indonesia yang terdiri atas:
a. Anggota biasa :
1) Anggota muda : Siaga, Penggalang dan Penegak.
2) Anggota dewasa:
a) Anggota Dewasa Muda : Pandega
b) Anggota Dewasa : Pembina Pramuka, Pembantu Pembina Pramuka, Pelatih Pembina Pramuka, Pembina Profesional, Pamong Saka, Instruktur Saka, Pimpinan Saka, Andalan, Pembantu Andalan, Anggota Majelis Pembimbing

b. Anggota kehormatan:
1) anggota dewasa purna bakti
2) orang-orang yang bersimpati dan berjasa kepada Gerakan Pramuka
(2) Warga negara asing dapat bergabung dalam suatu gugusdepan sebagai anggota tamu.

Pasal 17
Hak dan Kewajiban
(1) Setiap anggota mempunyai hak dan kewajiban.
(2) Hak dan kewajiban tersebut akan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.

Pasal 18
Jenjang Organisasi
Organisasi Gerakan Pramuka berjenjang sebagai berikut:
a. Anggota muda dan anggota dewasa muda Gerakan Pramuka dihimpun dalam gugus depan-gugusdepan dan anggota dewasa dihimpun di Kwartir.
b. Gugusdepan-gugusdepan dikoordinasikan oleh Kwartir Ranting yang meliputi suatu wilayah Kecamatan/Distrik.
c. Ranting-ranting dihimpun dan dikoordinasikan oleh Kwartir Cabang meliputi wilayah Kabupaten atau Kota.
d. Cabang-cabang dihimpun dan dikoordinasikan oleh Kwartir Daerah meliputi wilayah Propinsi.
e. Daerah-daerah dihimpun dan dikoordinasikan oleh Kwartir Nasional meliputi wilayah Republik Indonesia.
f. Di perwakilan Republik Indonesia di luar negeri dapat dibentuk gugusdepan di bawah pembinaan Kwartir Nasional.

Pasal 19
Pramuka Utama
Kepala Negara Republik Indonesia adalah Pramuka Utama.

Pasal 20
(1) Di tingkat Gugusdepan Gerakan Pramuka dipimpin oleh pembina gugusdepan.
(2) Di tingkat Ranting Gerakan Pramuka dipimpin secara kolektif oleh Pengurus Kwartir Ranting.
(3) Di tingkat Cabang Gerakan Pramuka dipimpin secara kolektif oleh Pengurus Kwartir Cabang.
(4) Di tingkat Daerah Gerakan Pramuka dipimpin secara kolektif oleh Pengurus Kwartir Daerah.
(5) Di tingkat Nasional Gerakan Pramuka dipimpin secara kolektif oleh Pengurus Kwartir Nasional.
(6) Pergantian Pengurus Gerakan Pramuka dilaksanakan pada waktu musyawarah.
(7) Kepengurusan baru dalam jajaran Ranting sampai dengan Nasional terdiri dari unsur Pengurus lama dan Pengurus baru.

Pasal 21
Satuan Karya Pramuka
(1) Satuan Karya Pramuka, disingkat Saka, adalah wadah pendidikan guna menyalurkan minat, mengembangkan bakat, dan pengalaman para Pramuka dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Saka juga memotivasi mereka untuk melaksanakan kegiatan nyata dan produktif sehingga memberi bekal bagi kehidupannya, untuk melaksanakan pengabdiannya kepada masyarakat, bangsa dan negara, sesuai dengan aspirasi pemuda Indonesia dan tuntutan perkembangan pembangunan dalam rangka peningkatan ketahanan nasional.
(2) Saka di tingkat Kwartir dipimpin secara kolektif oleh Pimpinan Saka. Pimpinan Saka adalah bagian integral dari Kwartir.

Pasal 22
Dewan Kerja
Dewan Kerja merupakan bagian integral dari Kwartir yang berfungsi sebagai wahana kaderisasi kepemimpinan, dan bertugas mengelola kegiatan Pramuka Penegak dan Pandega.

Pasal 23
Lembaga Pendidikan Kader Gerakan Pramuka
(1) Lembaga Pendidikan Kader Gerakan Pramuka merupakan bagian integral dari Kwartir dan berfungsi sebagai wadah Pembinaan Anggota Dewasa.
(2) Lembaga Pendidikan Kader Gerakan Pramuka berada di tingkat Cabang, Daerah, dan Nasional.

Pasal 24
(1) Kwartir Nasional diberi bimbingan dan bantuan yang bersifat moral, organisatoris, materiil, dan finansial oleh Majelis Pembimbing Nasional yang diketuai oleh Presiden Republik Indonesia dengan beranggotakan tokoh masyarakat yang memiliki perhatian kepada Gerakan Pramuka.
(2) Kwartir Daerah diberi bimbingan dan bantuan yang bersifat moral, organisatoris, materiil, dan finansial oleh Majelis Pembimbing Daerah yang diketuai oleh Gubernur beranggotakan tokoh-tokoh masyarakat yang mempunyai perhatian dan kepedulian terhadap pembinaan generasi muda.
(3) Kwartir Cabang diberi bimbingan dan bantuan yang bersifat moral, organisatoris, materiil, dan finansial oleh Majelis Pembimbing Cabang yang diketuai oleh Bupati atau Walikota dengan beranggotakan tokoh-tokoh masyarakat yang mempunyai perhatian dan kepedulian terhadap pembinaan generasi muda.
(4) Kwartir Ranting diberi bimbingan dan bantuan yang bersifat moral, organisatoris, materiil, dan finansial oleh Majelis Pembimbing Ranting yang diketuai oleh Camat/Kepala Distrik dengan beranggotakan tokoh-tokoh masyarakat yang mempunyai perhatian dan kepedulian terhadap pembinaan generasi muda.
(5) Gugusdepan diberi bimbingan dan bantuan yang bersifat moral, organisatoris, materiil, dan finansial oleh Majelis Pembimbing Gugusdepan yang terdiri atas orang tua peserta didik dan tokoh masyarakat di sekitar gugusdepan.
(6) Satuan Karya Pramuka diberi bimbingan dan bantuan oleh Majelis Pembimbing yang bersifat moral, organisatoris, materiil, dan finansial oleh Pimpinan Satuan Karya Pramuka yang terdiri atas tokoh pemerintahan dan masyarakat.

Pasal 25
Pemeriksaan Keuangan
1) Badan Pemeriksa Keuangan Gerakan Pramuka adalah badan independen yang dibentuk Musyawarah Gerakan Pramuka dan bertanggungjawab kepada Musyawarah Gerakan Pramuka.
(2) Badan Pemeriksa Keuangan berfungsi mengawasi dan memeriksa keuangan Kwartir.
(3) a. Personalia Badan Pemeriksa Keuangan berjumlah minimal 3 orang anggota Gerakan Pramuka ditambah seorang staf yang memiliki kompetensi dalam bidang keuangan.
b. Badan Pemeriksa Keuangan dibantu oleh Akuntan Publik.
(4) Badan Pemeriksa Keuangan diatur lebih lanjut dalam Petunjuk Penyelenggaraan.


Pasal 26
(1) Musyawarah Nasional
a. Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka adalah forum tertinggi dalam Gerakan Pramuka.
b. Musyawarah Nasional diadakan lima tahun sekali.
c. Acara pokok Musyawarah Nasional adalah:
1) Pertanggungjawaban Kwartir Nasional selama masa baktinya, termasuk pertanggungjawaban keuangan
2) Menetapkan Rencana Strategik 5 tahun.
3) Menetapkan kepengurusan Kwartir Nasional untuk masa bakti 5 tahun berikutnya.
d. Jika ada hal-hal yang luar biasa dan bersifat mendesak, maka di antara dua waktu Musyawarah Nasional dapat diadakan Musyawarah Nasional Luar Biasa.
e. Pimpinan Musyawarah Nasional adalah suatu presidium yang dipilih oleh Musyawarah Nasional.

(2) Musyawarah Daerah
a. Musyawarah Daerah diadakan lima tahun sekali.
b. Acara pokok Musyawarah Daerah adalah:
1) Pertanggungjawaban Kwartir Daerah selama masa baktinya termasuk, pertanggungjawaban keuangan.
2) Menetapkan Rencana Kerja 5 tahun.
3) Menetapkan kepengurusan Kwartir Daerah untuk masa bakti 5 tahun berikutnya.
c. Jika ada hal-hal yang luar biasa dan bersifat mendesak, maka di antara dua waktu Musyawarah Daerah dapat diadakan Musyawarah Daerah Luar Biasa.
d. Pimpinan Musyawarah Daerah adalah suatu presidium yang dipilih oleh Musyawarah Daerah.
(3) Musyawarah Cabang
a. Musyawarah Cabang diadakan lima tahun sekali.
b. Acara pokok Musyawarah Cabang adalah:
1) Pertanggungjawaban Kwartir Cabang selama masa baktinya termasuk, pertanggungjawaban keuangan.
2) Menetapkan Rencana Kerja 5 tahun.
3) Menetapkan kepengurusan Kwartir Cabang untuk masa bakti 5 tahun berikutnya.
c. Jika ada hal-hal yang luar biasa dan bersifat mendesak, maka di antara dua waktu Musyawarah Cabang dapat diadakan Musyawarah Cabang Luar Biasa.
d. Pimpinan Musyawarah Cabang adalah suatu presidium yang dipilih oleh Musyawarah Cabang.
(4) Musyawarah Ranting
a. Musyawarah Ranting diadakan tiga tahun sekali.
b. Acara pokok Musyawarah Ranting adalah:
1) Pertanggungjawaban Kwartir Ranting selama masa baktinya termasuk, pertanggungjawaban keuangan.
2) Menetapkan Rencana Kerja 3 tahun.
3) Menetapkan kepengurusan Kwartir Ranting untuk masa bakti 3 tahun berikutnya.
c. Jika ada hal-hal yang luar biasa dan bersifat mendesak, maka di antara dua waktu Musyawarah Ranting dapat diadakan Musyawarah Ranting Luar Biasa.
d. Pimpinan Musyawarah Ranting adalah suatu presidium yang dipilih oleh Musyawarah Ranting.

(5) Musyawarah Gugusdepan
a. Musyawarah Gugusdepan diadakan tiga tahun sekali.
b. Acara pokok Musyawarah Gugusdepan adalah:
1) Pertanggungjawaban Pembina Gugusdepan selama masa baktinya termasuk, pertanggungjawaban keuangan.
2) Menetapkan Rencana Kerja 3 tahun.
3) Menetapkan Pembina Gugusdepan untuk masa bakti 3 tahun berikutnya.
c. Jika ada hal-hal yang luar biasa dan bersifat mendesak, maka di antara dua waktu Musyawarah Gugusdepan dapat diadakan Musyawarah Gugusdepan Luar Biasa.
d. Pimpinan Musyawarah Gugusdepan adalah suatu presidium yang dipilih oleh Musyawarah Gugusdepan.

Pasal 27
Dalam menghadapi hal-hal yang luar biasa, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dapat menyelenggarakan suatu referendum.


Pasal 28
Pendapatan Gerakan Pramuka diperoleh dari:
a. iuran anggota;
b. bantuan majelis pembimbing;
c. sumbangan masyarakat yang tidak mengikat;
d. sumber lain yang tidak bertentangan, baik dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku maupun dengan Kode Kehormatan Pramuka.
e. usaha dana, badan usaha/koperasi yang dimiliki Gerakan Pramuka.

Pasal 29
(1) Kekayaan Gerakan Pramuka terdiri dari barang bergerak dan tidak bergerak serta hak milik intelektual
(2) Pengalihan kekayaan Gerakan Pramuka yang berupa aset tetap harus diputuskan berdasarkan hasil Rapat Pleno Pengurus Kwartir dan persetujuan Mabi.


Pasal 30
Lambang Gerakan Pramuka adalah tunas kelapa.

Pasal 31
Bendera Gerakan Pramuka berbentuk empat persegi panjang, berukuran tiga banding dua, warna dasar putih dengan lambang Gerakan Pramuka di tengah berwarna merah, di atas dan di bawah lambang Gerakan Pramuka terdapat garis merah sepanjang “panjang bendera” dan di sisi tiang terdapat garis merah sepanjang “lebar bendera”.

Pasal 32
Panji Gerakan Pramuka adalah Panji Gerakan Pendidikan Kepanduan Nasional Indonesia yang dianugerahkan oleh Presiden Republik Indonesia dengan Keputusan Presiden Nomor 448 Tahun 1961, tanggal 14 Agustus 1961.

Pasal 33
Himne Gerakan Pramuka adalah lagu Satya Darma Pramuka.

Pasal 34
Pakaian Seragam dan Tanda-tanda
Untuk mempererat rasa persatuan dan kesatuan serta meningkatkan disiplin, anggota Gerakan Pramuka menggunakan pakaian seragam beserta tanda-tandanya.


Pasal 35
Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka
(1) Anggaran Dasar Gerakan Pramuka ini dijabarkan lebih lanjut dalam Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka.
(2) Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka ditetapkan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan tidak boleh bertentangan dengan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka ini.


Pasal 36
(1) a. Gerakan Pramuka hanya dapat dibubarkan oleh Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka yang khusus diadakan untuk itu.
b. Musyawarah Nasional tersebut harus diusulkan oleh sekurang-kurangnya dua pertiga jumlah daerah.
c. Musyawarah Nasional untuk membicarakan usul pembubaran Gerakan Pramuka dinyatakan sah jika dihadiri oleh utusan dari sekurang-kurangnya dua pertiga jumlah daerah.
d. Usul pembubaran Gerakan Pramuka diterima oleh Musyawarah Nasional jika disetujui dengan suara bulat.
(2) Jika Gerakan Pramuka dibubarkan, maka cara penyelesaian harta benda milik Gerakan Pramuka ditetapkan oleh Musyawarah Nasional yang mengusulkan pembubaran itu.


Pasal 37
Perubahan Anggaran Dasar
(1) Perubahan Anggaran Dasar hanya dapat dilakukan dalam Musyawarah Nasional yang dihadiri oleh utusan daerah sekurang-kurangnya dua pertiga jumlah daerah.
(2) Usul perubahan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka diterima oleh Musyawarah Nasional jika disetujui oleh sekurang-kurangnya tiga perempat dari jumlah suara yang hadir.

Pasal 38
Anggaran Dasar ini ditetapkan oleh Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka yang diselenggarakan di Pontianak Kalimantan Barat pada tanggal 15 sampai dengan 19 Desember 2003

Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 18 Oktober 2004

Salinan sesuai dengan aslinya



AD/ART merupakan ketentuan dasar dan ketentuan operasional bagi suatu organisasi yg mencerminkan aspirasi, visi dan misi Gerakan Pramuka Indonesia
- Pengikat persatuan dan kesatuan Gerakan Pramuka dalam prinsip, idealisme, tindaklaku, baik organisatoris, sosial, maupun budaya;
- suluh & landasan gerak organisasi Gerakan Pramuka dalam mencapai tujuannya;
- landasan manajemen & pemberdayaan sumberdaya Gerakan Pramuka

AD/ART merupakan landasan kerja dan landasan gerak Gerakan Pramuka dalam mewujudkan visi dan misinya.

• KEPPRES No 238 Tahun 1961 tentang Gerakan Pramuka, dengan pertimbangan:
1. anak-anak dan pemuda Indonesia perlu dididik untuk menjadi manusia dan warga Negara Ind. Yg berkepribadian dan berwatak luhur dst.
2. untuk mencapai maksud dan tujuan tsb harus dilakukan dilingkungan anak-anak dan pemuda di samping lingkungan kel. dan sek.
3. sesuai Tap MPRS No I/MPRS/1960 ttg GBHN dan Tap MPRS No II/MPRS/1960 ttg Garis-garis Besar Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana Tahapan Pertama ’61-’69 mengenai pendidikan pada umumnya dan pendidikan kepanduan pada khususnya, perlu menetapkan suatu organisasi gerakan pendidikan kepanduan tunggal untuk diberi tugas melaksanakan pendidikan tersebut di atas.

• Keppres No 12 Tahun 1971
• Keppres No 46 Tahun 1984
• Keppres No 57 Tahun 1988
• Keppres No 34 Tahun 1999
• Keppres No 104 Tahun 2004

• Pembukaan memuat dasar filosofis dan historis ketentuan dalam AD GP.
• Eksistensi: Nama, Status dan tempat
• Asas, Tujuan, Tugas Pokok dan Fungsi
• Sistem among, PDK, KH, MK, M dan Kiasan dasar
• Organisasi: anggota, jenjang organisasi, kepengurusan, Saka, DK, Lemdik, Bimbingan, Pemerikasaan keuangan
• Musyawarah dan Referendum
• Pendapatan, kekayaan
• Atribut GP: bendera, panji, himne dan pakaian seragam serta tanda-tanda
• ART, Pembubaran dan perubahan AD.
Anggaran Dasar Gerakan Pramuka 2004 pasal 4 …. Dan dijabarkan dalam Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka 2004 pasal 4 …. Melalui Kepramukaan :

“a. … Membentuk kader bangsa dan sekaligus kader pembangunan yang beriman dan bertaqwa serta berwawasan ilmu pengetahuan dan teknologi…”
“b. … Membentuk sikap dan perilaku yang positif, menguasai keterampilan dan kecakapan serta memiliki kecerdasan emosional sehingga dapat menjadi manusia yang berkepribadian Indonesia, yang percaya kepada kemampuan sendiri, sanggup dan mampu membangun dirinya sendiri serta bersama-sama bertanggungjawab atas pembangunan masyarakat, bangsa, dan negara…”

• AD merupakan landasan kerja GP
• GP dihadapkan pada lingkungan yg berubah serta tantangan baru
• Perkembangan kepanduan di seluruh dunia
• Perlu penyesuaian dengan UU No 22 th 1999, UU No 25 th 1999 dan UU No 23 th 2002 serta UU Sisdiknas.

• Penggolongan usia peserta didik
• Keberadaan kelompok usia Pandega-kaderisasi
• Otonomi daerah
• Pembinaan Gudep Berpangkalan di Sekolah/Kampus dan gudep wilayah serta serta tersedianya pembina yg berkualitas
• Sistem among
• Pengembangan Saka Pramuka

• Dengan organisasi yang lincah didukung SDM berkualitas yang menjalankan tugas sesuai prinsip dan metode kepramukaan, GP hadir dan siap untuk mendidik kader-kader pembangunan yang trampil serta memiliki watak dan kepribadian mulia.

• Alinea 3 Pembukaan, menyesuaikan dgn paradigma baru yg menyertakan kaum muda.
• Alinea 5 Pembukaan, SISTEM AMONG tidak hanya ditempatkan sbg bagian dari metode kepramukaan krn ia merupakan sisdiknas.

• PASAL 4 AD, penegasan formulasi tujuan dengan menambahkan …guna mengembangkan dstnya…
• PASAL 5 AD, ditambahkan rumusannya shg menjadi…..serta membangun dunia yg lebih baik.
• PASAL 8 AD, selain mengatur upaya ditambahkan jg usaha yg dilakukan GP
• Pasal 9, Sistem Among
• Pasal 16, Pandega masuk dalam kualifikasi anggota dewasa muda
• Pasal 18, (a) anggota muda dan angota dewasa……
• Pasal 20, (5) Pergantian pengurus…..terdiri dari unsurpengurus lama dan pengurus baru
• Pasal 21, SAKA tambah 1 ayat.
• Pasal 22, Dewan Kerja
• Pasal 24, Bimbingan ayat (4)…..Mabiran yg diketuai oleh Camat/Kepala Distrik
• Pasal 25, BPK ayat (3) ada 2 butir
• Pasal 26, Musyawarah ayat (1) butir c ttg acara pokok Munas




1. Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan merupakan ciri khas yang membedakan Kepramukaan dari pendidikan lain
2. Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan merupakan dua unsur proses pendidikan terpadu yang harus diterapkan dalam setiap kegiatan.
3. Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan dilaksanakan sesuai dengan kepentingan, kebutuhan, situasi dan kondisi masyarakat.

(AD Gerakan Pramuka 2004 Pasal 10).


a. Iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
b. Peduli terhadap bangsa dan tanah air, sesama hidup dan alam seisinya;
c. Peduli terhadap diri pribadinya;
d. Taat Kode Kehormatan Pramuka.

a. Norma hidup seorang anggota Gerakan Pramuka
b. Landasarn Kode Etik Gerakan Pramuka
c. Landasan Sistem Nilai Gerakan Pramuka
d. Pedoman dan Arah Pembinaan Kaum Muda
e. Landasan Gerak dan Kegiatan Pramuka mencapai sasaran dan tujuannya

(AD Gerakan Pramuka 2004 pasal 11)


Merupakan cara belajar interaktif progresif melalui :
1. Pengamalan Kode Kehormatan Pramuka
2. Belajar sambil melakukan
3. Sistem berkelompok
4. Kegiatan yang menantang dan meningkat serta mengandung pendidikan yang sesuai dengan perkembangan rokhani dan jasmani peserta didik
5. Kegiatan di alam terbuka
6. Sistem Tanda Kecakapan
7. Sistem satuan terpisah untuk Putera dan Puteri
8. Kiasaan dasar

(AD Gerakan Pramuka 2004 pasal 12)


1. Merupakan bagian terpadu proses Pendidikan untuk mengingatkan setiap anggota Gerakan Pramuka bahwa setiap mengikuti kegiatan berarti mempersiapkan diri untuk mengamalkan kode kehormatan Pramuka
Merupakan Motto tetap dan tunggal bagi Gerakan Pramuka, sebagai bagian terpadu proses pendidikan, disosialisasikan baik di dalam maupun di luar Gerakan Pramuka


Dear all;

Semua orang pasti menginginkan banyak Uang, Kaya Raya, Punya Usaha, Pasti Pingin Hidup yang berkecukupan dan Success pastinya..........

Untuk itu saya mengajak saudara semua untuk bergabung di Bisnis 5 Milyar, Untuk mengetahui apa sih bisnis 5 M silahkan anda membuka Website Replika di bawah ini:


Hilangkan keraguan, mantapkan Hati, INGAT ....! Cari Rejeki ada 1001 Jalan untuk menuju Success..... Amin


Thanks to all;

Best Regards;
Moh. Zamroni, S. Hum

NB: silahkan baca .......!!!!!

_  Tidak ada satu pihak pun yg dirugikan di Bisnis 5MILYAR ini. Ada segelintir orangberanggapan bahwa member terakhir-lah yg dirugikan, tapi anggapan ini tidak benar, karena faktanya tidak ada "member terakhir" dalam Bisnis 5MILYAR ini.
_ Pertumbuhan pengguna internet di Indonesia yg mencapai 6 juta orang lebih per tahun jauh lebih besar dibanding pertumbuhan peserta bisnis ini. Jadi bisnis ini abadi, tidakada istilah "member terakhir" karena akan selalu ada 6 juta orang lebih pengguna baruinternet tiap tahunnya yg berpotensi untuk menjadi member.
_ * Program Bisnis 5MILYAR bukan money game karena ada produk yg diperjual-belikan berupa 7 bh buku elektronik (e-book) yg nilainya bahkan lebih besar daripada uang yg dibayarkan. Dan yg tak kalah bernilainya, anda juga mendapatkan sebuah Website Replika atas nama anda sendiri dengan sistem otomatis yg bisa anda gunakan sebagai Mesin Penghasil Uang (Cash Generator). Sistem sudah ada, tinggal diikuti, mudah, dan sudah teruji.
_ * Anda akan menerima email pemberitahuan otomatis dari setiap transaksi/aktifitas yg terjadi di website anda maupun di website semua member di bawah anda sampai kedalaman 5 level (info lengkap baca di menu "Keistimewaan")
_ * Anda bisa memblokir keanggotaan member dibawah anda jika member tsb tidak melakukan pembayaran. Sehingga dipastikan program ini terhindar dari segala bentuk kecurangan.
_ * Lihat scan buku tabungan member di menu "Kesaksian"
_ * Bagi anda yg berminat, harap dibaca dengan seksama semua informasi yg ada pada halaman ini, janganlah dilewatkan satu patah kalimat pun, karena informasi ini sangat berguna dan akan mempermudah anda dalam memahami & menjalankan bisnis ini.
_ * Rekening tujuan pembayaran akan muncul setelah anda mengisi Form Pendaftaran
_ (lihat di menu "Pendaftaran")
_ * Data Rekening Bank anda dapat diisi di link konfirmasi pembayaran (link yg terkirim ke email anda setelah mendaftar) atau di Member Area



Dear webmaster bisnis 5 milyar,
Saya ingin berterima kasih sekali kepada anda karena dengan adanya program ini saya betul2 terbantu dalam pemenuhan berbagai kebutuhan dana keluarga saya. Biaya ibu berobat ke rumah sakit, biaya kuliah anak2, dan insya Allah untuk biaya beli rumah yg lebih layak bulan depan (mudah2an).
Awalnya saya kenal program ini, saya mendapat email dari seorang teman (beda kantor). Ada program bisnis bagus nih, katanya. Sistemnya sederhana, gampang dipahami, dan kalo sabar bisa mendapatkan penghasilan lebih dari 5 milyar, tambahnya lagi. Mendengar kata-kata 5 milyar, saya berpikir skeptis, mana mungkin, batin saya, akhirnya saya delete saja email tsb. Sekitar 4 bulan setelah itu, saya mendapatkan email yg sama dari rekan yg berbeda. Dengan semangat menggebu2 di emailnya dia bercerita kalo dalam waktu sebulan dia bergabung, saldo di rekening BNI-nya bertambah lebih dari Rp 100 juta. Saya berpikir, gak mungkin dua orang sahabat baik saya berbohong tentang hal yg sama terhadap saya. Lagi pula gak ada ruginya bergabung, toh cuma 180 ribu saja, itu pun sudah dapat produk berupa program bisnis. Akhirnya, iseng2 saya gabung, tanpa harapan yg berlebihan. Kemudian saya informasikan bisnis ini lewat email, sms, mulut ke mulut, dll ke sekitar 80 orang. Sebagian dari mereka ada yg saya kenal dan ada juga yg tidak, setelah itu saya lupakan.
Sekitar 3 bulan setelah itu, waktu saya menyetor uang ke bank (jumlahnya sekitar 500 ribu waktu itu), waktu buku tabungan saya di-print saya menunggu lama sekali, teller-nya bilang buku tabungan saya sudah tidak muat lagi dan harus diganti dengan yg baru. Saya kaget, ada apa? Rasanya dalam 3 bulan terakhir saya tidak melakukan transaksi apa2. Begitu saya cek, di kolom kredit isinya 50 ribu dan 10 ribu banyak sekali dan di kolom saldo tercetak angka 160 juta lebih dan jika ditambah dengan buku ke 2 totalnya ada 250 juta sekian. Sontak saya kaget, ini duit begitu banyak dari mana? Setelah berpikir keras dan melihat angka 50 ribu dan 10 ribu baru saya teringat bisnis 5 milyar yg saya pernah gabung dulu karena waktu gabung saya juga mentransfer 50 ribu dan 10 ribu ke beberapa orang.
Aduh maaak, terima kasih Tuhan, terima kasih webmaster. Saya bisa kuliahkan anak dan membantu biaya berobat ibu saya yg sakit dengan dana ini. Setelah itu saya betul2 percaya bahwa program bisnis ini bener2 bekerja. Sejak itu saya mulai aktif mempromosikan bisnis ini ke siapa saja, lewat email, milis, sms, dll. Sekarang hasilnya sudah lebih dari 500 juta masuk ke rekening bank saya. Sekali lagi terima kasih webmaster bisnis 5 milyar.
Bambang Widjatmoko

NB. :
Iseng-iseng dengan modal Rp 180.000 kita sudah dapet e-book yang isinya menarik.
Kalau kita ingin cepat balik modal, cukup cari rekan 4 orang terdekat saja (istri, adik, kakak, orang tua & saudara-saudara kita dulu) secepatnya.

Untuk lebih jelasnya, langsung saja kunjungi website replikaku :


Tolong jangan reply email saya sebelum anda baca secara keseluruhan materi yg ada di website diatas. Sistemnya sederhana, mudah dimengerti dan logis. Terutama pada menu "pendaftaran + klik order", karena di situ lah penjelasan intinya yang lebih sederhana.


Thanks to all;

Best Regards;
Moh. Zamroni, S.Hum

Nyi Nalah

Suara kuda tahun 80-an yang ku naiki mengantarku ke sebuah padepokan yang terkenal di Daerah Watudandang yaitu Padepokan Imambu yang masih terlihat sederhana. Sementara awan-awan putih bergembira mengantarkan sang raja siang pergi ke ranjang kedamaian untuk istirahat dan menyiapkan energi yang digunakan untuk menyinari dan menerangi manusia yang kedinginan oleh kelembutan sang rembulan.
Aku memasuki pelataran Padepokan Imambu dan memarkir kuda tahun 80-anku di ujung timur dari kuda-kuda yang berbagai merek terkenal lain terutama dari Jepang, China dll. Sementara sekelompok anak muda menyambutku dengan meriah.
"Hei ron, tumben kamu datang? Ejek Pendekar Imambu dari kerumunan manusia-manusia yang sedang membuat gaduh.
"Tuh yang kasih surat" jawabku sambil menunjuk Pendekar Plecor yang berpakaian coklat.
Semakin lama teman-temanku bertambah banyak hampir membentuk sebuah batalion raider yang kekuatannya setara dengan kekuatan 3 batalion infanteri biasa untuk memenuhi undangan pernikahan Pendekar Paini di Pelataran Candi kuno penghuni bangsa peri di Daerah Surowono.
Senja telah turun, seakan merambat dan membelai Sungai Brantas yang kami seberangi untuk menuju Padepokan Sangkar pundak sayur yang berjarak beberapa tahun cahaya dari singgasana raja di Negeri ibu kota angin.
"Hud, Padepokan Sangkar pundak sayur itu kan dekatnya Padepokan Katelor horen di Pulau Kondang pitik" tanyaku penasaran.
"Ya pasti benar" jawab Pendekar Hudano seadanya.
"Nanti kita mampir ke sana ya "
"Ya, benar"
"Kok kamu bilang ya benar terus ada apa?"
"Nggak ada apa-apa. Eh ngapain kamu ke Padepokan Katelor horen, di sanakan banyak jebakan?" tanya Pendekar Hudano.
"Enggak, cuma ngunjungi mantan pacarnya Pendekar Burhano"
"Mantan" Pendekar Hudano melotot tidak percaya.
"Iya, emangnya kenapa, dia kan yang bubaran, kami tetap baik-baik saja dan tetap saling mengunjungi dan menyapa" jawabku semaunya.
"Ok, kalau begitu"
Malam perlahan menyusul, aku berusaha mendahuluhi teman-teman sambil ngobrol dengan Pendekar Hudano dari Pesantren Nglawak yang terkenal keriangan hati.
"Hud, siapa gadis itu"
"Waduh, kamu ini kuper banget, dia itu kan teman kita dulu waktu sama-sama berguru ajian pancamurti di Padepokan Cendono klawu"
"Oke, aku paham, teman kita di Cendono klawu, lalu siapa namanya?" desakku kepada Pendekar Hudano.
"Walah-walah ini, ingatanmu sudah kamu taruh dimana tho, apa karena kamu mempelajari Ilmu Gringsing dan Nglajoyo sehingga kamu tidak ingat sama teman-temanmu dulu"
"Aku nyerah deh"
Baik, dia Nyi Nalah putri Kyai Syamsul dari Pesantren Singkal enggal di Lembah Kagedongan di Negeri Paramban".
"Nyi Nalah" aku berusaha mengingat memory enam dasawarsa lalu dan tetap memacu kuda tahun 80-anku agar tetap jalan.
"Oh aku ingat, dia kan primadona perguruan kita yang di anggap kembarannya Nyi Risah sang primadona Negeri Banjur kadadap"
"100 % leres" Pendekar Hudano tertawa terbahak-bahak.
Kubayangkan gadis itu dengan khusuk sekhusuk sholatnya para kyai dari pesantren yang tiada pengganggunya. Beberapa saat kemudian tiba di Negeri Candi kuno yang sangat asri dan masih perawan seperawan gadis itu dengan senyumnya yang simpul. Tiba-tiba gadis itu tersenyum kepadaku dengan senyum keabadian. Akupun tidak bisa menyembuhnyikan kebahagiaan yang selama ini kemarau sekemarau pada zaman Nabi Yusuf ketika menjadi pegawai negara. Aku yang semula tidak percaya lagi terhadap kesejukan batin ketika seorang gadis menjabat tanganku. Aku gemetaran dan dia merasakannya.
"Ron, jangan sok santri tulen" hardik Nyi Nalah sambil tersenyum.
"Tidak, aku kan penganut Kyai Masrukin dari Pesantren Bok kembar di Lembah Ngejen dan aku tidak bisa menyembuhnyikan kebahagiaan yang tidak mungkin di lukiskan dengan segala tinta dan dibungakan di bank manapun karena selama ini aku kering dari jabatan seorang wanita yang benar-benar mau mengenal diriku"
"Oh benar itu?"
"Tentu benar, di jamin halal"
"Kalau gitu kita jodoh kan?"
"Oh tentu-tentu"
"Ngomong-ngomong bagaimana keadaan kamu selama ini Ron?"
"Ya kamu jelas tahu sendiri, seperti ini"
"Bukan itu maksudku, tapi kemana kamu selama 3 dasawarsa ini tidak pernah menunjukkan batang hidung?"
"Kangen ya, aku selalu terkenang akan dirimu, di manapun termasuk di wc dan kamar mandi juga masih menyimpan segudang amunisi memory denganmu"
"Serius dikit dong"
"Iya ya, aku tahu, setelah menyelesaikan di Perguruan Cendono klawu, aku pergi ke Perguruan Kuwak mbureng dan Pesantren Ngadisimo lalu pergi ke Perguruan Singgahan bringin di kaki Gunung Kelut untuk belajar Ilmu Grising yang terkenal itu sambil di Pesantren Pelem yang membawa kedamaian, lalu aku berkelana hingga sampai di Perguruan Joyo trisno di kaki Gunung Yugo tilem yang menyimpan banyak ilmu-ilmu kuno dan ilmu kebatinan seperti Ilmu Pancar geni dan Sahabar.
"Oh sangat hebat" nyi nalah sangat terpesona dengan pengamanku selama 3 dasawarsa ini.
"Ah itu belum seberapa, lalu kamu sendiri bagaimana?"
"Di rumah saja"
"kembali ke TK ya? Tanyaku sambil tertawa terbahak-bahak.
"Apa itu TK?" tanya Nyi Nalah penuh heran.
"Tunggu kawin" jawab pendekat plecor yang sejak tadi mendengarkan pembicaraan kami.
"Ah kamu ini bisa-bisa saja, siapa yang mau dengan aku yang jelek begini. Nyi Nalah yang terlihat merendah yang meremehkan dirinya.
"Siapa …..? Kan banyak sekali pendekar yang mau denganmu. Contohnya aku ini"
"Beneran nih"
"Ya jelas benar , kita akan melanjutkan tradisi perayaan pernikahan setelah acara pernikahannya Pendekar Paini"
"Aduh apa aku ini cocok dengan pendekar kenamaan di Kerajaan Anjuk ladang ini"
"Nyi Nalah, jangan merendah, kamu kan baru berguru pada Iyang Resi Sujoyo notoboto di Negara Majalengka. Malah ilmu kebatinnya sudah sampai pada tingkat ke tujuh" sela Nyi Najah yang sejak tadi ngobrol dengan dengan Pendekar Imambu dan juga mendengarkan siulan-siulan dan ocehan-ocehan burung yang bersarang di langit-langit.
"Ha hebat sekali kamu Nyi, sampai sejauh itu pengembaraanmu?"
“Bohong itu Nyi Najah, aku hanya di rumah saja” bela Nyi Nalah sambil menyembuhnyikan kebenaran.
“Jangan malu, aku saja sampai sekarang belum bisa meneruskan ilmu kebatinan saya, saya hanya sampai tingkat 3”
Jam menunjukkan pukul 20.30 WAT (Waktu Anjuk ladang bagian Timur), kurang setengah jam lagi acara di mulai, tetapi desas desus yang belum menyebar menjadi gossip bahwa acara belum di mulai menjadi santer. Pendekar Imambu yang terbangun dari mimpi yang indah mulai ngoceh setelah makan pisang dari Negeri Ambon.
"Ini gimana tho, kita di undang kesini utuk melihat acara pengantin atau aksinya pengantin"
"Maksudnya?" tanya Pendekar Kasuna
"Masak undangan pukul 21.00 WAT, apa itu tidak mengganggu penganten di istananya."
"Manut saja saya" jawab Pendekar Plecor asal-asalan.
"Nyi, gimana kabar kembaranmu?" aku bertanya kepada Nyi Nalah lagi yang seketika disela oleh Pendekar Madon.
"Ia sudah menikah"jawab Pendekar Madon.
"Aku nggak nanya kamu”.
"Ya sudah aku diam"
"Benar, ia sudah menikah di bulan shafar dengan pendekar dari Lembah Combore di samping Alas Gondang asin.
"Kalau kamu kapan?"
"Ya nunggu kamu, kapan siapnya"
"Wah deg-degan aku, kapan ya enaknya, sekarang ya bisa, aku sih siap-siap saja" aku berdua tertawa lepas karena beban di pundak ku dan Nyi Nalah yang selama ini untuk meminggul negara bulan mengopeni para lintah-lintah darat seperti bajingan jangkoro, kampret, dan bagigul yang telah memeras rakyat Kerajaan Kacengkokan melalui akar-akar jantung papaya yang selama ini meresahkan kawanan pemburu bajul buntung.
Malam semakin larut, acara pernikahan Pendekar Paini dengan Pendekar Jurupi dari Tangkis rame di tepi Sungai Brantas memasuki babak pertengahan yaitu babak pengenalan. Undangan larut dalam ketakjuban ketika Pendekar Paini memakai baju yang besarnya melebihi payung pusaka dari Negeri Garapu.
Aku berjalan keluar mengikuti angan-anganku bahwa akan ada suatu peristiwa maha dasyat yang akan melanda daerah candi kuno ini.
"Nyi Nalah, kesini" teriakku kepada Nyi Nalah yang ada di dalam padepokan.
"Ada apa ron"
"Lihat di atas langit sana" tunjukku ke arah rembulan
"Woowwww, sangat menakjubkan, gerhana bulan"
"Iya, pernikahan ini di saksikan oleh gerhana bulan dan juga kita berdua dalam mengikat tali silaturahim dan dengan simpul-simpul mati di saksikan dan di restui oleh tuhan melalui gerhana bulan ini"
"Maksudnya?" Nyi Nalah terbengong.
"Itu tadi, kita akan segera meneruskan tradisi yang di ciptakan oleh endekar Paini"
"Oh tentu"
Setelah acara pernikahan Pendekar Paini selesai, bergegas rekan-rekannya dari semua unsur menyalami dan memohon pamit. Nyi Nalah yang menghadiri pernikahan ini bersama Nyi Najah mengakhiri kisah cerpen ini ke daerah seribu macam angin. Aku melepas kepergian Nyi Nalah dengan hanya bisa berdoa bahwa ia kelak akan berjumpa dengan Nyi Nalah lagi. Kepergian Nyi Nalah yang di dampingi oleh dedaunan pohon mangga dan kehikmatan makhluk-makhluk yang tidak berdosa mengantarkan nyi nalah agar dapat melanjutkan memori yang tidak dapat di tinggalkan. Sementara awan-awan putih yang mengiringi peristiwa gerhana bulan bergembira ria dengan kembalinya sang rembulan dari kegelapan semenit. Sebagaimana hati yang kumiliki menjadi terbuka dalam mengantar kepergian Nyi Nalah.

Joyosuko Malang,
31 Desember 2007


Senja yang merah hati di atas langit kota metropolitan kedua di Negara Metronesia mengantarkan Jamorono ada titik-titik kepenatan, apakah dia pulang atau tetap tinggal lebih lama. Benang-benang kekangenan pada kampung halaman dan kerinduan pada keponakan cilik menggugah hati yang selama ini tahan banting dan bergelora menyeru untuk berdikari, harus disingkirkan pelan-pelan.
Jamorono berjalan menuju ketrayangan yang jaraknya tidak begitu jauh dari Perguruan Hanimandu Putuk karena ia berguru pada Iyang Kamulayaman keturunan Iyang Angkling Darmo yang bisa bercakap dengan Naga Pati. Meskipun hari itu adalah hari kamis, hari yang menyimpan begitu banyak bunga-bunga liar untuk mengucapkan sedikit Sholawat dan Yasin di dalam dada orang-orang yang masih memiliki jiwa kemanusiaan. Jamorono memasuki tangga bus dan menemukan kursi kosong dekat seorang gadis kuning berparas ayu bejilbab putih yang sangat mempesona. Setiap orang yang melihatnya pastilah jatuh hati dan tertarik padanya karena dalam diri gadis itu terdapat butir-butir mutiara surat al-Waqi’ah yang selalu dimaklumatkan setiap saat sekali dengan keyakinan bahwa jiwa-jiwa getirnya bisa teratasi dengan sedikit air pancuran dari surga yang memercik mewudlukannya.
“Permisi mbak, boleh duduk di kursi ini “ pinta Jamorono dengan santun karena tempat duduk yang masih kosong hanyalah di samping gadis jelita tersebut. Gadis itu tersenyum kecil sekecil gumpalan-gumpalan kebaikan yag menyelimuti semua insan manusia dan mempersilahkan Jamorono duduk disampingnya. Jamorono memperhatikan gadis itu singkat agar tidak dituduh mencari kesempatan di dalam prahara kekacauan Negara Atas Langit karena perbuatan para cukong-cukong dan bajul-bajul darat dari Negeri Metronesia yang menguras kekayaan rakyat awam. Beberapa saat mereka berdiam diri merenungi kehidupan sekarang oleh bencana ketidakpercayaan pada para elit selain ekonomi sulit dan hal-hal yang belum pernah terjalani.
Gadis itu membaca sebuah koran ibukota Propinsi Puger joyo yang baru saja di belinya untuk mengisi kekosongan batinnya dalam penungguan waktu untuk beberapa saat agar ranting-ranting kepenatan yang mulai mengering tersirami lagi. Sementara jamo rono melirik kecut berita-berita yang terpampang di head line koran tersebut yang berisi kemelut Negara Rahwana yang menurun pada kekacauan Negara Metronesia yang saling menjatuhkan dan menjegal di kalangan elit.
“Permisi mas, tolong lihat ini, tawa fatamorgana kekuasaan elit-elit politik yang berkilauan dari pucuk-pucuk daun ganja yang diharamkan agama” gadis itu membuka tabir kediaman mereka di dalam bus yang sedang berlari dengan kencang tapi terengah-engah karena dimakan usia.
“Iya mbak, tapi kebingungan muncul dari ketakutan dari keputusasaan para penghuni rumah mewah (mepet sawah) dan ada di kolong jembatan yang selalu terbentur sangkar kekuasaan” Jamorono berusaha mengimbangi gaya pembicaraan gadis itu.
Masa sekarang ini zaman sudah edan, kucing yang ingin bangkit dan ingin mempunyai rasa kekucingan dan memporak-porandakan para tikus birokrat yang selalu menggerogoti rakyat, belum maksimal dan efisien".
"Benar mbak, sekarang ini janji utopis sudah tergeletak di selokan dan koyak moyak sudah keteduhan tenda kepercayaan".
"Tapi mas, bagaimana cara membasmi para tikus itu, terutama yang bersarang di istana para pimpinan Negara Metronesia, ataupun yang ada di tempat-tempat yang di miliki oleh negara?".
Tiba-tiba ada dua orang bertopeng yang masuk dan mengambil beberapa barang yang bukan menjadi hak miliknya.
"Mas, tolong jangan di ambil barang berharga kami yang hanya-satu-satunya ini" pinta seorang ibu-ibu dari belakang bus sambil merengek-rengek minta dibelaskasihani.
"Tapi inilah cara kami mencari makan" bantah salah seorang manusia bertopeng itu".
"Tolong ambilah barang yang dimiliki oleh bajul-bajul darat yang menghuni istana Negara Metronesia" teriak seorang pemuda yang ada di belakang sebelah kiri.
"Iya aku tahu, tapi aku tidak berani kesana, karena disana di jaga oleh manusia berkepala babi, bertaringkan srigala dan mempunyai ajian segoro geni warisan Empu Tong bajul."
"Pengecut kamu" teriak seorang pemuda dari depan yang suaranya bagaian petir disiang bolong membuat 2 orang bertopeng itu naik darah dan bertegangan 220 volt siap meninju sampai mampus pemuda itu.
"Hey ploco, ini dia seorang perawan aduhai muncul dari bunga matahari" teriak salah seorang penjahat bertopeng yang lebih pendek kepada temannya yang bernama Ploco.
"Tunggu dulu, sabar tho" pinta Jamorono.
"Ada apa kamu, ingin menjadi penghuni kuburan sia-sia"
"Jelas tidak dong, yang saya bingungkan adalah subtansi dari perkataanmu yang membuat seisi jagat raya ini bingung" Jamorono memberi penjelasan.
"Apanya yang dibingungkan" penjahat bertopeng itu mulai kebingungan dan bertanya.
"Itu tadi kamu mencari seorang gadis atau perawan" Jamorono balik tanya.
"Ya jelas perawan tho, untuk persembahan betoro kucil di Pegunungan Bajul mangan"
"Tapi dia kan istri saya, jelas sudah tidak perawan lagi"
"He kamu, benar yang dikataan olehnya" tunjuk perampok bertopeng itu ke gadis itu. Gadis itu diam sejenak, entah apa yang tergodok di imajinasinya mau mengatakan iya atau tidak. Sementara Jamorono menggunakan sentuhan kaki sutranya ke kaki gadis itu.
"Iya pak, dia suami saya"
"Kalau benar ia suamimu, cium dia" tanpa ragu-ragu gadis itu mencium kening Jamorono. Jamorono kelabakan dan agak kikuk menghadapi kemesraan ciuman seorang gadis yang belum pernah ia rasakan. Padahal gadis itu belum pernah di kenalnya membuat beribu-ribu fantasi dan imajinasi yang selama ini belum pernah ia rasakan dalam sanubarinya.
"He kamu jangan keenakaan kalau di cium, siapa nama istrimu dan asalnya dari mana" tanya perampok itu dan jamo rono menghela nafas jang lalu mengumandangkan perkataan yang belum pernah di sadari olehnya.
"Namanya Istianah Hamidah dari Negeri Samping Langit yaitu termasuk Negeri Ngawilangan disamping Gunung Kendeng di Alas Kemanjing yang menyimpan berjuta kenangan dan keteduhan alam dunia yang sibuk mengurusi keduniaannya sendiri. Hal ini memungkinkan untuk terisi oleh berjuta cukong yang memakai topeng dewa dan biksu yang terlihat masih mempunyai ekor berbentuk ekor tikus" Jamorono berbicara panjang lebar.
"Meskipun faktamu banyak, tapi karena kecantikan gadis ini sangat mempesona. Jangankan aku, siapapun termasuk sincanpun akan terpesona, ayo ikut aku, akan ku buatkan istana perak di negeri kincir sewu yang bertebaran wewanginan dewi kunti dari sungai klenter'.
"Tidak mau, aku tidak sudi ikut denganmu'
"Kalau tidak mau, lihat celuritku ini, sangat tajam dan sudah memutuskan leher para menginap losmen atas langit, ini akan membabat leher suamimu"
"Maaf, jangan diteruskan, lihat didepan dadamu terpasang pistol berisi enam peluru intan martapura yang siap menembus jantungmu yang berpenyakit keragu-raguan, cepat jatuhkan celuritmu" ancam Jamorono.
Penjahat itu mati kuku, dan tidak bisa berbuat apa-apa yang menyebabkan mereka lari keluar lewat pintu kemelut dan melemparkan dirinya ke persawahan hijau yang pasti tidak meninggalkan goresan sedikitpun pada tubuh mereka. Sementara barang yang dirampas dibiarkan berbaris tidak rapi dan tinggal menunggu perintah jendral berbintang tujuh karena habis sakit kepala. Secara sukarela barang tersebut diambil oleh pemilik masing-masing.
Suasana bus yang sebelum kedatangan penjahat bertopeng damai dan tenang, setenang lautan teduh seribu tahun yang lalu – menjadi histeris menyambut suka cita karena terbebas dari tekanan batin yang sangat akibat perampok bertopeng tadi. Mereka mengucapkan terima kasih dan memberi ucapan selamat atas pernikahan Jamorono dan Istianah hamidah yang baru berjalan satu bulan. Para penumpang belum mengetahui sejatinya keadaan Jamorono dan gadis tersebut.
"Mas boleh tanya?" tanya gadis itu.
"Pertama kuucapkan terima kasih atas bantuan yang mas berikan. Kedua, aku meminta maaf beribu-ribu maaf yang sudah sering ku ucapkan terhadap Allah Swt dan Rasulullah Saw. Bahwa aku tadi mencium mas, tapi itu aku dalam keadaan terpaksa dan itu salah satu cara agar aku tidak terjerumus dalam kenistaan. Selanjutnya dunia ini sangat kecil dan sempit tetapi tidak sekecil daun kelor. Apakah aku boleh bertanya, siapakah yang mas maksud dengan Istianah hamidah dari Negeri Samping langit?"
"Aku juga minta maaf, maaf ya aku belum pernah di cium gadis jadi agak kikuk dan semua manusia itu wajib tolong menolong" Jamorono menghela nafas pelan-pelan.
"Istianah hamidah adalah seorang sahabat yang terlepas sewindu yang lalu karena ketidakberdayaanya dalam menghadapi cobaan, dengan ketabahan ikhtiar di Negeri Delapan sanggorohan untuk berguru ke Padepokan Mentalistik. Dia sahabatku waktu aku masih di dalam bimbingan Pendekar Jabar klampis dari Negeri Cendono klawu di Lembah Tegal cacing"
“Oh malang sekali nasib mas, tetapi mengapa sampai sewindu mas tetap melanjutkan copyan memory dengannya.”
"Iya aku tidak bisa melupakan memory jasa-jasanya kepadaku yang menyebabkan kedisiplinan terus terbina sampai terpasang di busur asmara yang membungkam kerinduanku kepadanya".
"Mengapa anda tidak mencarinya?"
"Sudah beribu-ribu hari aku mencarinya tetapi tidak menemukannya padahal pencarianku sudah sampai ke pelosok-pelosok dan juga dekat dengan sarang tikus-tikus sawah yang selalu menyengsarakan dan meresahkan masyarakat di luar perkotaan". Jamorono menjelaskan panjang lebar.
"Oh, aku minta beribu-ribu maaf sekali lagi, tapi apakah mas punya alamatnya yang jelas?" gadis itu terus memberikan pertanyaan.
"Yang kutahu ayahnya punya pesantren yang namanya aku tidak ingat lagi, karena terhapus oleh kerinduanku kepada dia".
"Ngomong-ngomong anda kok sendiri, mana istri kamu?"
"Istri, apa aku ini sudah pantas, lha wong aku belum menemukan titik temu permasalahan yang menghubungkan antar galaksi, pacaran saja belum terpikirkan, kok nambah keruwetan dunia" Jamorono berbicara sambil tertawa
" Maaf ya bukan maksud melecehkan kepribumian mas"
"Nggak apa-apa" Jamorono tertawa lepas di ikuti gadis itu.
"Ngomong-ngomong sejak tadi kita belum kenalan, saya Jamorono dari Negeri Cacing sabongkok di sebuah lembah yang terkenal dengan nama Ngerong nang got, setelah tamat dari Perguruan Cendono klawu aku pergi ke Perguruan Sapto paluwih, lalu ke Perguruan Bringin sewu dan ke Perguruan Joyo tresno di samping Sungai Metro yang membawa ketenangan abadi"
"Nama saya Nala khurotul aini dari Negeri Samping langit sekampung dengan Istianah hamidah. Bila mas ingin menemui Istianah hamidah dan melepaskan rantai dan gelombang yang selama ini mengurung dan menghantui mas dalam bergelut dengan ilustrasi dunia yang fana ini"
"Engkau harus bertemu dengannya besok malam jum'at kliwon tanggal 21 jumadil awal tahun ini pukul 18.30 wib tepat, bila terlambat sedikitpun, nahkoda akan memberangkatkan pelayaran kapal dan andapun tertinggal"
"Dimana alamat lengkapnya" desak Jamorono
"Di Negeri Samping langit Jalan kawilangan gang Putuk no 216 di samping Pesantren Baitul khoir di Pegunungan Kendeng tempat pendekatan diri kepada tuhan semesta alam"
"Insyaallah"Keduanya terdiam, mengikuti irama bus malam yang berlari kencang tanpa rasa was-was. Bus telah sampai di Negeri Bandar kedungmulyo yang menjadi basis penanam padi berkreasi bersama. Jamorono menengok ke belakang dan memperhatikan sekelilingnya yang terdiam tak berkutik. Dia merasa tenang dan tentram karena tujuannya semakin dekat"
"Mas, nanti turun mana?" tanya Nala khurotul aini
"Turun di Perempatan Barong sae di Negeri Tunjang unom"
"Oh sudah dekat"
"Iya, mbak Nala tadi dari mana, kok sendirian, apa tidak takut di caplok macan kelaparan?"
"Saya dari rumah paman di Negeri Waru doyong bersama adik saya yang sekarang masih tinggal di sana"
"Nggak di antar suaminya?"
"Ngaco kamu, orang masih single gini di bilang punya suami, apa aku kelihatan sudah berkeluarga dan tua seperti nenek-nenek yang sudah peot, Lihatlah! Aku masih segar bugar tanpa sesuatu apapun."
"Iya berkeluarga denganku tentunya bila aku tidak tersangkut dengan delima dari pesantren baitul khoir, saya sudah tertarik pada mbak Nala dan ingin menjadi sepasang yang saling berdampingan"
"Jangan ngomong gitu, dan jangan tergesa-gesa tunggu setengah bulan lagi"
"Iya mbak, saran mbak ku perhatikan. Eh maaf aku harus turun dulu Perempatan Borang sudah di depan mata"
"Silahkan dan hati-hati!!"
"Iya, tapi kamu harus lebih hati hati dan waspada bila ada bajul-bajul darat dan juga srigala-srigala lapar yang menguasai Negeri Metronesia ini"
"Iya mas di jamin halal”
"Wa'alaikum salam"
Jamorono bergegas ke pintu depan untuk turun dan melanjutkan perjalanannya ke kampung Cacing sabongkok di Lembah Ngerong nang got yang masih di tempuh sejuta kali loncatan kuda. Pengalaman indah malam itu membuat Jamorono optimis untuk segera menemukan Istianah hamidah yang sudah menghilang selama sewindu lamanya. Tetapi Jamorono sedikit penasaran, mengapa gadis itu mengetahui secara detail identitas dan keadaan Istianah hamidah sekarang ini. Tapi Jamorono tidak peduli dengan hal itu, karena program yang sudah di masukkan ke dalam file otaknya yang berisi sejuta file tentang istianah hamidah dapat di buka kembali dan tidak terkena firus apapun.
Cengkok Nganjuk,
28 Maret 2008